Dunia Origami untuk Anak

Saya memiliki seorang anak laki-laki yang kurang aktif. Anak ini lebih senang untuk berdiam diri dan merenung. Entah apa yang dipikirkannya yang pastin sangat sulit untuk membuat dia aktif bergerak. Oleh karena itu saya dan juga istri sering memberikan perintah-perintah agar dia menjadi anak yang aktif.

Beberapa contoh perintah yang kami berikan yaitu menyuruhnya untuk membantu mencuci motor, mencuci mobil, mencuci piring bahkan juga menyapu dan mengepel lantai. Meskipun kami memiliki seorang pembantu namun kami tidak ingin dia menjadi anak yang manja dan malas bergerak. Kami tidak ingin dia menjadi anak yang hanya mau bekerja sesuai dengan apa yang diinginkannya. Kami tidak ingin dia menjadi anak yang keras kepala dan takut salah apalagi bertanggung jawab.

Semua hal ini kami lakukan pastinya untuk kebaikan dia setelah dewasa. Namun, bukan berarti kami membentak dan memarahinya. Kami tetap melakukan hal tersebut dengan rasa kasih sayang. Hal ini agar sang anak tidak merasa tertekan dan dapat mengakibatkan trauma. Anak yang bahagia pastinya akan lebih baik daripada anak yang sedih dan sering merasa tertekan.

Dunia Origami untuk Anak

Minggu lalu saya bertemu dengan teman kuliah. Setelah saya menceritakan tentang kondisi anak saya, teman tersebut menyarankan agar anak saya diberikan permainan yang menarik. Salah satunya adalah mengenalkan kepadanya dunia origami.

Wah, apakah ini baik untuknya, saya bergumam di dalam hati. Namun, dikarenakan teman saya tersebut memiliki seorang istri S2 psychology maka saya mempercayainya dan mulai untuk mencari tahu lebih dalam tentang origami.

Setelah mencoba browsing ke sana kemari akhirnya saya menemukan sebuah situs tentang origami yang memberikan tutorial dengan detail dan begitu jelas. Jika anda ingin tahu situsnya maka dapat membacanya di sini. Pada situs tersebut terdapat beragam origami mulai dari aneka origami pesawat kertas, origami perahu, origami hewan dan juga aneka bentuk origami seperti kotak. Wah saya sampai bingung mau yang mana dulu yang saya pelajari.

Akhirnya saya mencoba untuk membuat origami perahu kertas. Wah cukup menarik juga dan saya telah berhasil membuat 3 desain origami perahu tersebut. Dengan hati riang dan bahagia saya berikan hasil karya saya tersebut kepada anak. Wah ternyata anak saya begitu suka dan bertanya bagaimana membuatnya. Akhirnya saya beri dia kertas origami dan mulai membimbingnya untuk membuat 3 jenis origami perahu.

Cukup cepat anak saya menangkap apa yang saya beritahu. Hal ini membuat hati saya begitu senang dan bahkan terlihat sang istri juga tersenyum disamping saya. Ini adalah sebuah momen bahagia dimana anak terlihat begitu aktif dan secara terus menerus membuat origami tersebut tanpa ada rasa bosan. Bahkan dia mulai merubah desainnya dan membuat perahu kertas yang sedikit berbeda desainnya dari yang saya ajarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *